Manchester United berhasil menunjukan konsistensi luar biasa dengan meraih kembali kemenangan dalam pentas Premier League Inggris. Menjalani pekan ketiga, Setan Merah berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Leicester City di Old Trafford.

Kemenangan tanpa kebobolan tersebut adalah yang ketiga bagi anak asuh Jose Mourinho. Sebelumnya, mereka menang atas West Ham dan Swansea City dengan skor 4-0. Menariknya disini ketika catatan
tiga clean sheet dalam tiga laga awal ini bukan yang pertama bagi Manchester United.

Sebelumnya, mereka sudah melakukannya enam kali di kompetisi tertinggi Inggris, akan tetapi catatan apik itu tak lantas memberikan gelar juara Liga Primer Inggris. Adapun dari enam kali catatan clean sheet yang sudah mereka lakukan, hanya satu kali pada akhirnya Setan Merah berhasil menjadi juara.

Sementara di lima kesempatan lain mereka justru gagal menjadi yang terbaik di akhir musim. Dan yang menjadi pertanyaan kali, mampukan skuat Mourinho mengakhiri kutukan clean sheet tersebut?.

Dilain sisi, Manchester United juga melahirkan beberapa fakta menarik usai menjalani pertandingan kemenangan kontra Leicester. Berikut kami sampaikan dibawah ini :

1. Manchester United menjaga clean sheet di tiga pertandingan awal liga untuk keenam kalinya dalam sejarah mereka dan yang keempat bagi mereka di Premier League Inggris.

2. Akan tetapi semua menjadi buruk dengan catatan lima kegagalan mereka, dimana semua itu mereka hasilkan melalui clean sheet pada musim (1927/28, 1991/92, 1997/98, 2005/06, dan 2015/16).

3. 14 hari adalah waktu dimana Manchester United berada dipuncak klasemen Premier League musim 2017/18, jumlah hari yang sama seperti yang mereka lakukan di dua musim sebelumnya jika melihat dari keseluruhan.

4. Henrikh Mkhitaryan muncul sebagai pemain yang sukses mencetak rekor baru Premier League (lima, sama seperti Ruel Fox pada musim 1994/95).

5. Romelu Lukaku telah menjalani kegagalan sebanyak dua kali penalti di Premier League.
Tujuh dari 11 gol Marcus Rashrord di Premier League tercipta di Old Trafford memiliki presentase 64 persen.

Jika melihat dari catatan diatas, maka akan sangat menarik untuk disaksikan hasil dari perjalanan Manchester United. Mampukah mereka mematahkan kutukan tersebut?.